Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui peran gatekeeper dalam pemberitaan konflik AS-Iran berdasarkan teori pengaruh proses gatekeeping, dimana terdapat faktor yang melatarbelakangi gatekeeping baik secara internal maupun eksternal. Peran gatekeeper dalam media massa menjadi penting untuk mencegah kesalahan yang mungkin saja terjadi dengan menentukan kelayakan informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Peran gatekeeper dalam pemberitaan konflik AS-Iran di TribunJabar.id menunjukan pada proses produksi berita, terdapat pola yang dibentuk berdasarkan rutinitas media, individu gatekeeper, sumber berita dan kebijakan media yang mempengaruhi gatekeeper dalam menjalankan fungsinya dalam pemberitaan konflik AS-Iran.


Kata Kunci: Gatekeeper; Berita; Media Online; Tribun Jabar


 


This paper aims to determine the role of the gatekeeper in reporting the US-Iran conflict based on the theory of the effect of the gatekeeping process, where there are factors behind gatekeeping, both internally and externally. The role of the gatekeeper in the mass media is important to prevent possible mistakes by determining the appropriateness of information. This research uses a qualitative approach and a case study method with data collection techniques, namely interviews, observation and documentation. The role of the gatekeeper in reporting the US-Iran conflict on TribunJabar.id shows that in the news production process, there are patterns formed based on media routines, individual gatekeepers, news sources and media policies that affect the gatekeeper in carrying out its function in reporting the US-Iran conflict.


Keywords: Gatekeeper; News; Media Online; Tribun Jabar