Abstract

Penelitian ini mengungkapkan fenomena penerapan komunikasi dakwah ahli hikmah dengan pendekatan terapeutik di empat kecamatan kabupaten Subang. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Pertama, Penerapan komunikasi dakwah ahli hikmah dilakukan dengan melibatkan unsur-unsur komunikasi meliputi komunikator, pesan, metode, dan respon, Pada penerapan komunikasi lebih fokus kepada ahli hikmah sebagai penyampai pesan dakwah; kedua, Pesan dakwah yang disampaikan meliputi materi akidah, syari’ah dan akhlak; ketiga, Metode dakwah yang digunakan, yakni cara nasihat atau al-Mau’idza al-Hasanah; Keempat, Efek (atsar) yang ditunjukkan dengan respon pasien, yakni perubahan sikap atau tingkah laku pasien yang sesuai dengan tujuan dakwah, yaitu menjadikan pasien sebagai manusia yang lebih baik dan bertakwa kepada Allah Swt.