Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya komunikasi, motivasi dan cara pengambilan keputusan K.H. Tatang Astarudin dalam menumbuhkan akhlak mulia di kalangan santri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, melalui observasi dan wawancara sebagai langkah pengumpulan data, serta menganalisis dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian yang diperoleh bahwa dalam menumbuhkan akhlak mulia di kalangan santri tidak lepas dari peran seorang pemimpin dengan gaya kepemimpinan demokratis dan karismatik. Dalam kepemimpinan demokratis di tuntut untuk tidak melakukan keputusan dengan cara sepihak dan mempunyi sifat musyawarah. Karismatik yaitu gaya kepemimpinan yang dapat mengambil simpatik para santri. Komunikasi dan memotivasi juga sangat berperan penting dalam membentuk sebuah keperibadian yang baik.


This paper aims to find out how communication styles, motivations are given and ways of making decisions K.H. Tatang Astarudin, in cultivating noble character among students. The method used in this research is descriptive, through observation and interviews as a step to collect data, and analyze with qualitative means. The results of the research obtained that in cultivating noble character among students cannot be separated from the role of a leader with a democratic and charismatic leadership style. In democratic leadership, it is demanded not to make decisions in an arbitrary or one-sided manner, because in a democratic leadership the emphasis is on leadership who can hear the aspirations and sound the nature of deliberation. Charismatic is a style of leadership that can take sympathy. Communication and motivation also play an important role in shaping a good personality.