Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi perencanaan, strategi pengorganisasian, dan strategi evaluasi DKM Masjid Raya Habiburrahman PT. Dirgantara Indonesia dalam optimalisasi kegiatan keagamaan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, studi dokumentasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian di Masjid Raya Habiburrahman, strategi DKM dalam optimalisasi kegiatan keagamaan yaitu dalam strategi perencanaan dilaksanakan dengan membuat rencana kerja yang disebut dengan Garis-garis Besar Haluan Program. Strategi pengorganisasian yang diterapkan adalah dengan melibatkan karyawan PTDI untuk menjadi pengurus DKM. Kemudian strategi evalusi yang diterapkan yaitu melaksanakan rapat evaluasi rutin untuk mengetahui program kerja yang dilaksanakan dan keberhasilan penerapan strategi yang diterapkan. Dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa strategi DKM dalam optimalisasi kegiatan keagamaan berhasil diterapkan.


This study aims to determine how the planning strategy, organizing strategy, and evaluation strategy of the DKM Habiburrahman in optimizing religious activities. The research method used is descriptive method with a qualitative approach. In collecting data, it is done by using observation techniques and interviews. Based on the results of research, the DKM strategy in optimizing religious activities, namely in the planning strategy, is implemented by making a work plan called GBHP. The organizing strategy adopted was to involve PTDI employees to become DKM. Then the evaluation strategy that is applied is to carry out routine evaluation meetings to determine the work program of implementing the strategy applied. In this study, DKM strategy in optimizing religious activities was successfully implemented.