Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa Jurnalistik angkatan 2017 UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengenai kritik satire pada program Mr. Kece Opini.id ditinjau dari proses seleksi, interpretasi, dan reaksi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan landasan teori persepsi Alex Sobur. Hasil penelitian menunjukkan, pada tahap seleksi, informan mampu memfokuskan perhatian dan menilai program Mr. Kece sebagai sajian kritik yang bersifat out of the box, karena pengemasannya berbeda, serta menggunakan satire dan humor sebagai alat untuk menyampaikan kritik. Pada tahap interpretasi, informan menilai konsep pengemasan dan penggunaan satire pada program Mr. Kece sebagai ciri khas dan sudah cukup konstruktif, meskipun belum begitu memberikan alternatif pemecahan masalah untuk isu yang dibahas. Reaksi yang timbul setelah informan menonton program Mr. Kece yaitu menjadi lebih skeptis mengenai isu yang diangkat, terhibur dan mendapat asupan tayangan yang berani menyampaikan kritik secara terbuka.


This study aims to find out the perception of Journalistic students of 2017 class of State Islamic University Sunan Gunung Djati Bandung regarding satirical criticism on Mr. Kece Opini.id’s program, reviewed from the selection, interpretation, and reaction process. The research uses uses a descriptive qualitative method with the basis of Alex Sobur perception theory. The results showed that, at the selection stage, informants were able to focus theor attention an assess Mr. Kece’s program as an out of the box critique, because the packaging was different and used satire and humor as a tool to convey criticism. At the interpretation stage, the informant assesses the concept of packaging and the use of satire on Mr. Kece’s program as characteristic and quite constructive, although it hasn’t provided an alternative problem solving for the issues discussed. The reaction that came after informants watched Mr. Kece is being more skeptical about the issues raised, entertained, and received a bold intake of impressions to publicly criticize.