Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang pemahaman, pemaknaan dan pengalaman wartawan dalam meliput berita pemerintahan yang selama ini tidak pernah terlihat dan seperti apa yang dilakukan wartawan dalam menjalankan sikap profesionalismenya. Metode yang digunakan adalah metode fenomenologi dan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan didapat dari informan yang berprofesi sebagai wartawan di TVRI Jawa Barat. Penelitian ini berfokus pada tiga pembahasan dari teori fenomenologi Alfred Schutz yaitu pemahaman, pemaknaan dan pengalaman seorang wartawan dalam menerapkan sikap profesionalisme dalam meliput berita pemerintahan pada profesinya. Berdasarkan hasil penelitian dari ketiga pembahasan mengenai pemahaman, pemaknaan dan pengalaman wartawan dalam menjalankan sikap profesionalisme dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) bervariasi.


This study aims to find out more about the understanding, meaning and experience of journalists in covering government news that has never been seen and what journalists do in carrying out their professionalism. The method used is a phenomenological method and by using a qualitative approach. The data used were obtained from informants who work as journalists at TVRI West Java. This study focuses on three discussions of Alfred Schutz's phenomenological theory, namely the understanding, meaning, and experience of a journalist in applying a professionalism attitude in covering government news in his profession. Based on the research results of the three discussions regarding the understanding, meaning and experience of journalists in carrying out their professionalism attitude and the Journalistic Code of Ethics (KEJ) varies.