Abstract

ABSTRAK


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman wartawan foto Bandung mengenai peliputan peristiwa kerusuhan, untuk mengetahui pemaknaan wartawan foto Bandung mengenai peliputan peristiwa kerusuhan, serta untuk mengetahui pengalamannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, paradigma kontruktivis dan metode fenomenologi, yakni mengetahui dunia dari sudut pandang orang yang mengalaminya secara langsung atau berkaitan dengan sifat-sifat alami pengalaman manusia yang ditempelkan padanya. Hasil penelitian ini menemukan beberapa fakta. Pertama, dalam pemahaman wartawan foto pada peliputan peristiwa kerusuhan terbagi menjadi tiga, yaitu pemahaman peristiwa kerusuhan, profesionalisme serta paham akan posisi pada peliputan. Sementara itu, pada pemaknaan peliputan peristiwa kerusuhan wartawan foto memaknai sebagai penyampai informasi dan foto yang hasilkan mempunyai pesan untuk masyrakat. Selanjutnya pada penelitian ini juga pengalaman mempunyai alur atau pola komunikasi pada saat atau sebelum peliputan. Disisi lain pengalaman dialami wartawan foto sebagian pernah mengalami intimidasi verbal maupun nonverbal. Disamping itu pada pengalaman peliputan juga wartawan foto paham dan melaksanakan peliputan dengan keselamatan kerja didalamnya.


Kata Kunci :  Wartawan Foto; Peliputan Berita; Peristiwa Kerusuhan.


ABSTRACT


This study aims to determine the understanding of journalists of Bandung photos about coverage of riots, to find out the meaning of journalists of Bandung photos about coverage of riots, and to find out their experiences. This study uses a qualitative approach, constructivist paradigm and phenomenology method, which is to know the world from a point of view that is directly different or called by nature. The results of this study found several facts. First, in the understanding of journalists the photos on coverage of the riot event are divided into three, namely understanding riots, professionalism and understanding the position in coverage. Meanwhile, in the event of the rioting, the photo file interpreted the information and the photo produced had a message for the community. Furthermore, in this study also experience has a flow or pattern of communication at or before coverage. On the other hand photojournalists' photos have included verbal or nonverbal intimidation. Besides that, in the experience of coverage, photojournalists also understand and carry out coverage correctly work in it.


Keywords: Photo Journalist; News Coverage; Riot Events.