Abstract

ABSTRAK


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui model konseling online yang diberikan oleh Ibunda.id kepada masyarakat. Penelitian ini berdasarkan pemikiran bahwa media dan teknologi dapat membantu jalannya proses layanan konseling online agar lebih efektif dan efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif secara aktual dan sistematis mengenai model konseling online yang diberikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa layanan konseling online yang diberikan kepada masyarakat berupa layanan konseling Interaktif Synchronous, layanan konseling Non Interaktif, dan Psikoedukasi. Layanan konseling yang diberikan dapat dilakukan dengan cara via chatting, bertemu langsung dengan konselor, atau self help dari psikoedukasi yang diberikan. Tatacara pelaksanaan konseling online yang diberikan via chatting mau pun website terdapat tiga tahapan yang berisi penerimaan, penguatan (incouragement), dan psikoedukasi.kelebihan konseling online dinilai lebih efektif dalam pengumpulan penyimpanan data, rekam konseling, menghemat biaya, tidak terbatas oleh letak geografis maupun ekonomi.


The aim is to find out the online counseling model given by Ibunda.id to the public. This research is based on the idea that media and technology can help the process of online counseling services to be more effective and efficient. The method used in this research is descriptive method by actually describing facts and systematically using the online counseling model provided. The results showed that online counseling services provided to the community in the form of Synchronous Interactive counseling services, Non-Interactive counseling services, and Psychoeducation. The counseling services provided can be done by means of chatting, meeting directly with the counselor, or self help from the psychoeducation provided. Procedures for implementing online counseling provided via chat or website are three stages consisting of acceptance, reinforcement (incouragement), and psychoeducation.