Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses, hasil belajar dan pengaruh konseling teman sebaya terhadap hasil belajar mahasiswa di STIKES Dharma Husada Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuatitatif deskriftif, dengan menyebarkan angket, wawancara langsung denganĀ  konselor sebaya dan Pembina. Berdasarkan penelitian melalui penyebaran angket tentang hasil belajar mahasiswa PIKMA STIKes DHB adalah 79%, angka tersebut dengan presentasi skala nilai kualifikasi masuk kedalam kategori tinggi. AdapunĀ  besarnya pengaruh konseling teman sebaya terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa adalah 0,143 atau koefisien determinasi pada penelitian ini jika diubah menggunakan presentase adalah 14%. Dapat diketahui bahwa hal ini menunjukan presentase yang didapat dari pengaruh konseling teman sebaya terhadap hasil belajar mahasiswa sebesar 14% dan sisanya 100% - 14% = 86% dipengaruhi oleh faktor lain selain konseling teman sebaya.


This study aims to find out how the process, learning outcomes, and influence of peer counseling on student learning outcomes at STIKES Dharma Husada Bandung. This study uses descriptive qualitative methods, by distributing questionnaires, direct interviews with peer counselors and coaches. Data analysis is more focused on quantitative data analysis. Based on the research through questionnaires about the learning outcomes of DHB PIKMA STIKES students is 79%, the figure with the presentation of the scale of the qualification score goes into the high category. The magnitude of the effect of peer counseling on improving student learning outcomes is 0.143 or the coefficient of determination in this study if modified using a percentage is 14%. It can be seen that this shows the percentage obtained from the influence of peer counseling on student learning outcomes by 14% and the remaining 100% - 14% = 86% influenced by other factors besides peer counseling.