Abstract

Penelitian ini menggambarkan aktivitas public relations dalam menjalin press relations yaitu aktivitas konferensi pers, aktivitas siaran pers, dan aktivitas kunjungan pers yang dilakukan oleh Biro Humas KPK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara observasi dan wawancara mendalam dengan informan yang sudah ditentukan. Model komunikasi public relations James Grunnig digunakan sebagai alat pembedah dalam pembahasan pada ketiga aktivitas humas tersebut untuk memperoleh model yang paling efektif. Hasil dan analisis dari penelitian menunjukan bahwa Biro Humas KPK RI telah menerapkan model komunikasi PR Grunnig dalam menyelenggarakan aktivitas-aktivitas humas. Berdasarkan hal tersebut diketahui bahwa kegiatan konferensi pers yang laksanakan oleh KPK selaras dengan model komunikasi PR Two-Way Symmetrical, penulisan dan pembuatan siaran pers sesuai dengan model Public Information dan aktivitas kunjungan pers sejalan dengan model Two-Way Asymmetrical.


 


This research describes public relations activities in conducting the press relations namely press conferences activities, press release activities, press visit activities conducted by the Public Relations Bureau of KPK. This research used the qualitative approach with descriptive studies method. Data collection techniques in this research by observation and in-depth interview with informants that had been determined. Model of public relations communication James Grunnig used as dissecting tool in the discussion on these three public relations activities to obtain the most effective model.Results and analysist from the study, showed that the Public Relations Bureau of KPK has been implemented a model of public relations communication James Grunnig in conducting public relations activities. Based on the above mentioned that the press conferences held by KPK is in line with the communication model of Two-Way Symmetrical, writing and making press releases in accordance with the model of Public Information, and press visit activities in line with the model of Two-Way Asymmetrical.