Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan KBIH Riyadlol Hasanah dalam penyelenggaraan pembinaan manasik ibadah haji. Penelitian ini bertolak dari pemikiran bahwa perencanaan merupakan salah satu fungsi yang fundamental dalam proses manajeman, karena organizing, actuating, dan controlling harus terlebih dahulu direncanakan. Perencanaan ini ditujukan pada masa depan yang penuh ketidakpastian karena adanya perubahan kondisi dan situasi. Agar resiko yang ditanggung itu relatif kecil, maka semua kegiatan, tindakan dan kebijakan harus direncanakan terlebih dahulu. (Hasibuan, 2001 : 91). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan, memaparkan dan menjelaskan data-data informasi tentang fungsi perencanaan manasik ibadah haji. Jenis penelitian yang dilakukan dalam skripsi ini adalah penelitian kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data secara langsung kegiatan bimbingan yang dilakukan oleh KBIH Riyadlol Hasanah, menggunakan teknik wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa KBIH Riyadlol Hasanah dalam melaksanakan penyelenggaraan pembinaan manasik ibadah haji tidak pernah lepas dari perencanaan, dan dalam perencanaan tersebut maka semua tujuan bisa tercapai dengan baik.  Dari hasil penelitian ini Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Riyadlol Hasanah melaksanakan program pembinaan manasik ibadah haji berjalan dengan lancar, dengan melaksanakan tugasnya sesuai dengan Standar Operasional Prosedur dan sesuai dengan rencana yang telah di buat. Baik dari materi, pembimbing, metode, lokasi dan waktu serta media yang digunakan. Itu semua telah sesuai dengan apa yang telah di rencanakan dan ditetapkan.


This study aims to determine the planning of KBIH Riyadlol Hasanah in organizing the guidance of the pilgrimage. This research is based on the idea that planning is one of the fundamental functions in the management process, because organizing, actuating, and controlling must first be planned. This plan is aimed at a future that is full of uncertainty due to changes in conditions and situations. For the risks borne to be relatively small, all activities, actions and policies must be planned in advance. (Hasibuan, 2001: 91)The method used in this study is a descriptive method that aims to describe, explain and explain information data about the function of the Hajj rituals ritual planning. This type of research conducted in this thesis is qualitative research. While the technique of direct data collection guidance activities carried out by KBIH Riyadlol Hasanah, using interview techniques and documentation studies. Based on these findings it can be concluded that KBIH Riyadlol Hasanah in carrying out the management of the Hajj rituals is never separated from the planning, and in the planning all objectives can be achieved well.From the results of this study the Riyadlol Hasanah Hajj Guidance Group (KBIH) carried out the pilgrimage manasik guidance program running smoothly, by carrying out its duties in accordance with the Standard Operating Procedures and in accordance with the plans that had been made.