Abstract

Kesejahteraan akan dapat diminimalisir apabila ada distribusi pendapatan dan kekayaan yang merata. Maka Zakat merupakan salah satu instrument ampuh untuk memberikan solusi pembangunan dan pemerataan ekonomi secara adil dan bijaksana. Apabila dilakukan secara optimal dalam penghimpunan, pengorganisasian zakat harus dilakukan secara efektif dengan dukungan regulasi dan aparat yang professional. Adapun tujuan dari penelitian ini Pertama, Untuk mengetahui sistem pengelolaan dana zakat di Baznas Jawa Barat. Kedua, Untuk Mengetahui Keterkaitan SDGs dengan Tujuan Zakat. Ketiga, Untuk Mengetahui Hasil dari Rencana Strategis Optimalisasi Pendistribusian Dana Zakat dalam Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Baznas Provinsi Jawa Barat.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun subjek penelitian adalah para Pimpinan dan staff Baznas Jawa Barat.Setelah data diperoleh kemudian dianalisis kemudian dicek keabsahan data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini peneliti membatasi lingkup pengoptimalan distirbusi dan pendayagunaan dana zakat yang diteliti, yaitu diambil dari: (1) Sistem pengelolaan, dan (2) Strategi penguatan peran. Adapun hasil yang ditemukan dari penelitian ini yaitu: (1) Dalam Pengelolaan Zakat BAZNAS Propinsi berkedudukan di Ibukota Provinsi yang bersangkutan dan melakukan pengumpulan zakat melalui UPZ yang ada di provinsi (2) Strategi Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jawa Barat yakni dengan irisan program SDGs dan zakat bertemu dalam sebuah objektif untuk mengurangi kemiskinan termasuk kelaparan yang terjadi di dunia ini dan aneka turunannya. Beberapa pendapat dan pandangan muncul mencoba mengaitkan satu per satu dari poin-poin SDGs dengan interpretasi atas kerja zakat khususnya dari sudut penerima manfaat dan peruntukkan zakat


 


Welfare will be minimized. So Zakat is one of the powerful instruments to provide development solutions and economic checks that are fair and wise. If carried out optimally in the collection, organizing zakat must be carried out effectively with professional regulatory and supervisory support. As the purpose of this study, First, To study the management system of zakat funds in Baznas West Java. Second, To Know the Linkages of SDGs to the Purpose of Alms. Third, To Know the Results of the Strategic Plan for the Optimization of Zakat Funds in Achieving Sustainable Development Goals (SDGs) in National Baznas West Java Province. The method used in this study is qualitative research, with the type of field research (field research). Data collection is done by interviews, collection and arrangement. While the research subjects were the West Java Baznas Leaders and staff. After the data is obtained then analyzed then the validity of the data is checked by means of data reduction, data presentation, and discussed conclusions. In this study, this study discusses optimization of the utilization and utilization of zakat funds collected, which are taken from: (1) Management system, and (2) Role strengthening strategy. The following results found from this study are: (1) In the Management of Provincial Zakat BAZNAS located in the Capital of the Province needed and zakat through UPZ in the province (2) West Java BAZNAS Distribution and Utilization Strategy is provided with SDGs slice and zakat fulfill the goal of reducing poverty, including what happens in this world and its various derivatives. Some opinions and opinions that appear link one by one from SDGs points to the interpretation of the special zakat work from the point of view of beneficiaries and zakat allocation.