Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja program badan pengelola majelis taklim Al ihya dalam meningkatkan intelektual masyarakat. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan yang dilakukan Badan Pengelola Majelis Taklim Al Ihya Insan Kamil Bogor dalam meningkatkan intelektualitas masyarakat Islam, dan faktor faktor apa saja yang menjadi penghambat pemberdayaan intelektual masyarakat Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik penarikan sampel purposive sampling. Peneliti melakukan observasi, dokumentasi, serta wawancara kepada pihak-pihak yang bersangkut paut dalam pengurusan pemberdayaan intelektual yang dilakukan Badan Pengelola Majelis Taklim Al Ihya Insan Kamil Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Program dalam meningkatkan Inteletkual masyarakat Islam adanya perpustakaan, radio al ihya serta pengajian dan ikatan remaja majelis. Badan Pengelola Majelis Taklim Al Ihya Insan Kamil telah melakukan peran pemberdayaan dalam meningkatkan intelektual dengan adanya perpustakaan, pengajian untuk masyarakat, adanya Radio Al-Ihya, adanya ikatan remaja Majelis Taklim, pembinaan bagi mualaf serta faktor penghambat kurang nya partisipasi masyarakat yang tinggal di sekitar majelis taklim dalam rangka mengikuti program pemberdayaan intelektual.


This study aims to find out what the Al-Tahlim Al-Tahlim assembly management program is to improve the intellectual community. In addition, this study also aims to find out how empowerment is carried out by the Management Body of the Majelis Taklim Al Ihya Insan Kamil Bogor in enhancing the intellectuality of the Islamic community, and what factors become obstacles to intellectual empowerment of the Islamic community. The results of this study indicate that the program in increasing the intensity of the Islamic community is the existence of libraries, radio stations and the study and adherence of youth assemblies. The Management Board of Majelis Taklim Al Ihya Insan Kamil has carried out an empowering role in increasing intellectuals with the existence of libraries, recitation for the community, the existence of Al-Ihya Radio, the existence of adolescent ties of Majelis Taklim, guidance for converts and inhibiting factors of the participation of the people living around the assembly taklim in order to attend an intellectual empowerment program.