Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemerintah desa dalam memberdayakan perempuan pengrajin sikat di Kampung Gudang sikat Kelurahan Pasirbiru Kecamatan Cibiru Kota Bandung mengenai program-program yang dilaksanakan pemerintah dalam memberdayakan perempuan pengrajin sikat, serta bagaimana program-program tersebut diimplementasikan dan hasil yang telah dicapai. Metode penelitian menggunakan metode analisis deskriptif mengenai berbagai program, implementasi program dan hasil yang dicapai pemerintah Kelurahan Pasirbiru dalam memberdayakan perempuan pengrajin sikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program yang dicanangkan pemerintah Kelurahan Pasirbiru dalam memberdayakan perempuan pengrajin sikat yaitu dengan program Meningkatkan Partisipasi Perempuan Pengrajin Sikat dalam Pembangunan di Keluhan Pasirbiru, dan Memperluas Jangkauan Kerajinan Sikat. kedua program tersebut diimplementasikan dalam bentuk kegiatan Pelatihan Keterampilan, Bekerjasama dengan PD Berkah Tekhnik, Pameran Kerajinan Sikat dan Pendanaan atau Permodalan bagi perempuan pengrajin sikat yang ingin membuka usaha baru. Hasil yang dicapai dari program tersebut adalah meningkatnya pendapatan perempuan pengrajin sikat yang mana mencapai kurang lebih Rp. 900. 000 setiap bulan dan otomatis capaian tersebut juga meningkatkan keberdayaan mereka sekaligus kesejahteraan keluarga Perempuan (Ibu Rumah Tangga) pengrajin Sikat.


This paper aims to determine the strategy of village government ini empowering women brush craftsmen in Gudang Sikat Pasirbiru Village District Cibiru Bandung about the programs implemented by the government of Pasirbiru Village ini empowering women brush craftsmen in Gudang Sikat, and how the programs are implemented and the result has been achieved by the government of Pasirbiru Village in Empowering women craftsmen brush. The research methode using descriptive analysis method using qualitative data type, data collection is done through observation or direct observation, interview and documentation, data anlysis is done by collecting data, data classification, data verification, and drawing conclusion. The results showed that the program launched by the government of Pasirbiru Village in empowering women brush artisans is by Increasing the Participation of Women of Craftsmen of Brush in Development at Pasirbiru Complaint, and Expanding the Range of Brush Craft. Both programs are implemented in the from of skills training activities, in collaboration with PD Berkah tekhnik, Brush Craft Exhibition and Financing or Capital for women brush craftsmen who want to open a new bussines. The results achieved from the program is the increase in income of women brush producers which reached approximately Rp. 900. 000 every  month and automatic achievement also increases their empowerment as well as family welafare (Housewife) craftsman Brush.


Keywords: Strategy, Women Empowerment, Brush Craft.